Sesaot Dinilai Pantas Sabet Penghargaan Nasional ISTA

0
44

Lombok Barat, Bencingahnews.com-Di anggap sukses pengelolaan destinasi yang menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan. Desa Sesaot Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) masuk menjadi salah satu dari 37 yang dinominasikan penilaian penghargaan nasional Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA)Tahun 2019. 

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat Ispan Junaidi, mengatakan, penilaian ISTA merupakan ajang motivasi selain ajang kompetisi, “katanya saat penerimaan tim assesor dari Kementrian Pariwisata, Jumat (26/7).

Ispan menambahkan, dari penilaian Destinasi Sustainable Tourism Observatory (STO) itu sendiri memiliki banyak indikator sekitar 104 indikator yang menjadi penilaian dan itu harus berkolaborasi dengan berbagai kepentingan dan stekholder untuk membantu tata kelola

” Alhamdulillah Sesaot setelah mendafatar mengikuti ISTA dan masuk nominasi ke 37 untuk menjadi calon juara. Untuk itu komponen stekholder kedepan harus membantu dalam tata kelolanya.

Ispan pun optimis juara meskipun ia akui banyak pesaing di pulau jawa yang sudah berpuluh puluh tahun menata dan kembangkan destinasi wisata.

“Ini baru pertama mengikuti. Jika tidak mendapatkan yang terbaik tapi kita mendapatkan tata kelola dan dampak ekonominya, “pungkas ispan.

Ketua Tim penilai Yatna Supriyatna yang juga tenaga ahli lingkungan menjelaskan, telah menetapkan 37 destinasi terbaik wisata dari 300 seluruh Indonesia.

Dari 37 selanjutnya akan di pilih dan di verifikasi menjadi 17. Kemudian akan di pilih lagi menjadi terbaik satu,  dua,  tiga dan empat.

Yatna juga menyebut, beberapa indikator penilain pertama katanya tata kelola, dampak ekonomi masyarakat dengan keberadaan destinasi, kemudian budaya dan terakhir adalah pengelolaan lingkungan.

Yatna menambahkan, kalau sudah masuk nominasi ke 37 dapat tidak dapat akan terus di bina dan di kembangkan termasuk suppot aksesnya. Dan dari semua destinasi yang di kunjunginya sebagian besar dari Desa. “Hampir 70 persen pengelolaan dari Desa, “cetusnya. (dedy/hern)

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here